Sabtu, 11 Juli 2020

Yoan (Cerita Pendek)


Yoan tidak bahagia. Tidak mendekati sedikit, bahkan. Orang lain mungkin akan berkata, Yoan bukan tidak bahagia melainkan kurang rasa syukurnya. Orang memang seperti itu. Seperti Yoan yang kerap mengomentari penampilan perempuan lain yang lewat di depan matanya (sekalipun di dalam hati), pun begitu orang-orang.

Yoan memang tidak memliki segalanya, mobil-mobil mewah, baju-baju bermerk, sepatu atau tas dari kulit buaya atau intan berlian permata. Tapi setidaknya, kini Yoan memiliki laki-laki untuk ia nikahi. Baju baru untuk ia pakai saat ia kawin nanti, atau cincin emas yang didapatnya saat dilamar laki-laki yang mungkin kurang beruntung itu, beberapa waktu yang lalu.

Beberapa waktu yang lalu, sebelum Yoan tidak bisa kembali menjadi dirinya yang dulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yoan (Cerita Pendek)

Yoan tidak bahagia. Tidak mendekati sedikit, bahkan. Orang lain mungkin akan berkata, Yoan bukan tidak bahagia melainkan kurang rasa syuku...