Postingan

Supervisor 35

Gambar
Assalammu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Sungguh, waktu nggak terasa. 2019 sudah hampir masuk di penghujung. Tampaknya, hujan sudah mulai singgah di beberapa kota, seperti Depok, Bogor, dan sekitarnya. Tahun ini, alhamdulillah, tahun yang luar biasa setelah tahun-tahun sebelumnya yang pernah saya anggap sebagai tahun-tahun yang buruk.

Sebenarnya, tidak ada yang buruk kecuali ia datang karena kita yang mengundang sendiri, akibat perbuatan dan dosa kita sendiri. Maka, muhasabah urgent sifatnya untuk segera kita lakukan. Kalaulah ada hal yang tidak boleh kita tunda selain melakukan kebaikan, maka taubat adalah hal penting berikutnya.

Sebelum diamanahi di tempat yang sekarang, saya menganggur kurang lebih satu tahun lamanya. Nggak sampai setahun, memang. Tapi, bagi pengangguran, sehari saja rasanya sudah sangat menyiksa. Apalagi saya juga tidak aktif lagi di dunia per blogger an. Masih menulis, itu juga sesekali kalau mood lagi bagus. Selebihnya, wallahua'lam.

Alhamdulillah, …

Orang Introvert Susah Buat Sukses?

Tampil di depan umum, buat seorang introvert (macam saya) bukanlah sesuatu hal yang menyenangkan.

Menjadi introvert atau esktrovert (sebut saja begitu) pada dasarnya fitrah atau dari sananya sudah seperti itu.

Saya pernah mendengar kajian dokter Aisyah Dahlan, kalau yang seperti ini biasanya masuk kategori orang plegmatis. Ketemu pasangan plegmatis campur melankolis?

Selamat! Kamu pasti akan dilayani dan dicintai dengan sepenuh hati. Tolong ini saya dikoreksi, ya kalau ada salah.

Kalau ditanya, terus apa orang ekstrovert bisa sukses?

Tergantung apa makna dan arti kesuksesan buat kamu, sih.

Raditya Dika itu ekstrovert, dia sukses setidaknya menurut saya. Dan orang-orang yang dirangkul Radit, jadi ketularan sukses berkat keekstrovertannya itu, yang ia ubah menjadi kekuatan.

Ini nggak gampang. Siapapun tahu itu. Apapun itu, mau seperti apapun kita Alloh ciptakan, kita perlu tahu satu hal, bahwa setiap manusia itu Alloh ciptakan dengan sempurna.

Tidak ada yang sia-sia. Kamu berharga, seke…

Kapan Hari Kamu Patah Hati?

Waktu nggak dipanggil lagi abis wawancara? waktu ditolak pas melamar calon pasangan? waktu Ferisa Besari menikah?

Momen patah hati, bisa jadi salah satu momen yang sulit buat kita lupakan. Tapi, tahukah kita kalau momen ini juga, bisa jadi momen yang kalau kita manfaatkan dengan baik, akan menjadi momen kebangkitan seseorang.

Serius?

Kalau serius, dilamar, dong. Jangan cuma dikepoin instagramnya.

Tips Wawancara Kerja yang Baik dan Benar

Siapapun boleh berbagi tips, ya. Tips apapunlah yang pastinya bermanfaat buat orang lain. Dan yang namanya berbagi itu, pastinya dari apa yang sudah kita alami. Nggak mungkin kan, kita berbagi sesuatu yang kita sama sekali nggak punya pengetahuan tentangnya.

Kemarin ini, saya sudah menulis soal gimana cara bikin paspor baru di Imigrasi Jakarta Selatan. Buat kamu yang belum baca, bisa langsung cari aja tulisannya masih ada, kok. Belum saya hapus. Dan saya memang belum punya rencana sejauh ini untuk menghapusnya. Nggak tahu kalau ke depannya.
Sekarang, saya mau bagi tips, gimana cara menghadapi wawancara yang baik dan benar. Ok. Baik dan benarnya ini menurut siapa? menurut apa yang saya yakini benar dan baik, tentunya. Dan tentu saja yang berlaku umum bagi setiap orang, dan mungkin apa yang berlaku umum di negara lain, selain Indonesia. 
Buat kamu yang belum pernah wawancara sama sekali atau baru lulus kuliah/sekolah, mendapat panggilan wawancara itu kayak dapat surat cinta dari gebetan…

Susahnya Minta Maaf

Kehidupan, memang sungguh penuh kejutan. Mengetahui kisah orang sukses secara dunia, rasanya memang pantas kalau mereka mendapatkan kesuksesan itu.

Sepertinya, mereka tidak pernah mengharap macam-macam alias nggak neko-neko. Mereka hanya berusaha, melakukan apa yang mereka anggap perlu (dan bisa) yang mungkin bisa meninggalkan manfaat untuk masyarakat luas.

Dan kadang, kita suka bilang begini: "hanya ini yang bisa saya lakukan." Bahkan, bisa saja, kita merasa sudah melakukan segala sesuatu yang bisa kita usahakan.

Padahal bisa saja itu belum usaha kita yang paling maksimal. Bisa saja, kalau kita mau usaha lebih cerdas dan lebih keras, hasilnya mungkin berbeda.

Apakah kita pernah memikirkannya? Dulu, saya tidak pernah berpikir sampai kesana.

Dulu, saya berpikirnya, bahwa semua yang sudah saya lakukan selama ini adalah yang paling maksimal. Yang terbaiklah.

Padahal, setelah dipikir-pikir lagi, itu mungkin tidak betul seluruhnya. Apa yang saya lakukan, bisa saja belum maksimal.

Membuat Paspor Baru di Imigrasi Jakarta Selatan

Gambar
Kemarin, saya akhirnya buat paspor juga. Beberapa waktu yang lalu pernah mengajukan di Kanim Jaktim untuk pertama kalinya, namun gagal karena persyaratan yang menurut saya terlalu dibuat-buat (setidaknya menurut saya).

Dan pembuatan kali ini, alhamdulillah dimudahkan. Semoga saja ini semacam pertanda dari Alloh, ya 😊

Saya cukup terkejut, begitu tahu aplikasi pendaftaran online keimigrasian, ternyata sudah ganti.

Kalau yang sebelumnya berwarna hijau di bagian depan, kini aplikasi yang masih terbilang baru dan tentu, belum sempurna ini, didominasi warna merah. Terang dan menyala.

Awalnya, saya ragu apakah aplikasi ini jauh lebih baik dari yang sebelumnya karena melihat dari reviewnya, terdengar tidak begitu menyenangkan. Ada masalah disana sini.

Namun, saya tetap mengunduh dan mencoba melakukan pendaftaran akun baru. Dan hasilnya? Saya kesulitan mengambil slot kuota yang tersisa di Kanim Jaksel (Kanim yang lain penuh) meskipun masih ada 3/4 kuota yang tersisa.

Sampai akhirnya tinggal …

Pemilu di Ujung Tanduk

Gambar
Tahun ini, menjadi tahun pertama saya menjadi petugas KPPS. Sementara suami kakak saya sudah yang kesekian kalinya.

Awalnya, saya sempat merasa ragu untuk ikut namun, karena satu dan lain hal akhirnya saya memutuskan untuk ikut juga.

Saya tidak tahu apakah ada standar khusus untuk merekrut petugas KPPS. Seharusnya, ada SOP yang jelas tentang apa dan bagaimana petugas penyambung pemerintah dengan masyarakat ini dalam menjalankan tugas.

Tidak ada pemeriksaan apapun, baik itu riwayat kesehatan, kriminal, dan lainnya. Saya malah sempat diminta untuk menjadi ketua, karena pada saat itu belum ada yang memenuhi kriteria menjadi ketua (pendidikan S1).

Sekalipun ada, yang bersangkutan tidak mau. Akhirnya, karena saya jarang ikut rapat karena kondisi kesehatan yang sedang kurang baik, terpilihlah juga sang ketua.

Saya bernapas lega. Menjadi ketua, sekalipun hanya di atas kertas bukan beban yang ringan pertanggung jawabannya di akhirat nanti.

Qodarulloh, satu hari menjelang pencoblosan, kondisi…

Cintai Dirimu Sendiri (Sudahkah Dirimu Memeluk Dirimu Sendiri Hari ini?)

Salam...

Apa kabar, ladies? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal'afiat, ya. 
Belakangan, saya lagi senang buka channel Aida Azlin dan Bukalapak. Ini tidak berbayar, ya, tidak promosi juga. Kalau ada yang tanya kenapa 2 channel itu? Kamu harus merasakannya sendiri. Coba buka sendiri, deh. Dan kemudian, temukan sensasinya.
Oh iya, sebelumnya, saya mau minta maaf dari lubuk hati yang paling dalam maaf lahir bathin buat siapa saja di luar sana yang mungkin sengaja atau tidak pernah tersinggung atau tersakiti oleh perkataan maupun perbuatan saya.
Mohon dibukakan pintu maaf yang seluasnya, ya ladies. Ramadan tahun ini alhamdulillah sudah di depan mata. Walau begitu, tidak ada satu pun dari kita yang tahu, kita akan bisa merasakan ramadan tahun ini atau tidak. 
Semoga Allah sampaikan kita pada ramadan, minimal tahun ini dan tahun2 mendatang, aamiin. Karena ada beberapa orang yang saya kenal dan cukup dekat di hati, berpulang mendahului. 
Bisa jadi, sangat bisa jadi besok giliran kita. W…

What is your dream job?

Have you found one? Pertanyaan ini mirip2 seperti dilempar pertanyaan, is he the one? Haha. Sejujurnya, sampai di umur saya yang sekarang ini, pertanyaan ini kadang masih suka melintas sekalipun tidak sampai mengganggu lalu lintas hati.

Pertanyaan singkat yang tidak mudah untuk dijawab. Pertama, kita bisa mulai dulu dari apa sih definisi pekerjaan impian kita? Apakah yang sesuai passion? Atau yang sudah kita lakoni terlebih dulu terus baru bisa kita rasakan, apakah kerjaan itu benar2 our dream job.

Pertanyaan ini sifatnya sangat personal, sebetulnya. Tidak ada jawaban yang betul atau salah. Saya sendiri pernah punya mimpi pengin jadi pebulu tangkis macam Susi Susanti, Butet atau Mia Audina.

Saya juga pernah memimpikan jadi penyiar, reporter dengan reportase khusus, polwan, bidan sampai wartawan. Ada yang Alloh sampaikan, ada yang nyaris, banyak yang harus saya kubur dalam2 dengan berbagai macam pertimbangan.

Tapi, saya termasuk yang setuju kalau apapun pekerjaan yang sedang kamu tekun…

Buruknya pelayanan transportasi kita?

Gambar
Assalammu'alaikum,

Ladies, apa kabar? Semoga sehat jasmani dan rohani, ya!

Ladies, buat kamu yang biasa berkegiatan di hari Sabtu (kerja, kuliah, dagang, dll) mungkin sudah terbiasa untuk mengatur waktu perjalanan kamu, ya.

Saya tidak. Dulu sih, pernah waktu saya bekerja sebagai call center. Tapi, setelah itu bisa dibilang saya bekerja office hour only. Even di media (untuk internal), saya kerja Senin-Jum'at.

Di luar itu pernah tapi bisa dihitung jari. Nah, hari ini karena saya pikir wiken, pasti bakal santai, ya jalanan. Dan ternyata saya salah. Perginya sih saya tetap memutuskan naik kereta, sementara untuk pulang saya mencoba naik transjakarta.

Yang dimana kayaknya keputusan yang kurang bijak karena jalur yang saya lewati itu sangat tidak steril. Rute Dukuh Atas itu tidak seperti jalur Sudirman atau Blok M yang bisa ada petugas yang menjaga jalur busway.

Di jalur ini, jangankan petugas, pembatas jalur buswaynya saja tidak ada. Jadi, otomatis moda transportasi dengan rute ya…